Selasa, 10 Oktober 2017

Tugas 4 - Enterprise Arsitecture


Tugas 2

Tugas 2

Mereview Video Mengenai Pembelajaran Enterprise Arsitektur

Dalam membangun dan mengorganisasikan suatu perusahan salah satu bagian terpenting yang perlu di perhatikan adalah mengenai arsitektur yang direncanakan. Sebagai pemilik atau pihak yang berkepentingan dalam menjalankan suatu organisasi perusahaan kita perlu mengetahui dan memahami mengenai  struktur organisasi, tujuan organisasi, business proses, struktur data, software system, infrastruktur IT, kebijakan keamanan dan sebagainya yang ada pada organisasi tersebut. Bagian-bagian tersebut di kategorikan menjadi empat komponen penting yaitu :

1.       Business Architecture
2.       Data Architecture
3.       Application Architecture
4.       Technology Architecture

Empat komponen tersebut dapat disebut sebagai Enterprise Architecture. Definisi dari Enterprise Architecture merupakan cetak biru organisasi yang berisi proses bisnis, data, aplikasi dan infrasruktur IT, yang dirancang dan diterapkan secara terpadu untuk berjalannya kegiatan organisasi dengan lebih efektif dan efisien.  Dengan terbentuknya Enterprise Arsitektur, proses bisnis yang tepecah-pecah dan tidak singkron menjadi terintegrasi yang responsive terhadap perubahan.  Keuntungan Enterprise Arsitektur dapat dilihat pada efisiensi proses bisnis yang berlangsung, efisiensi oprasional IT, dan meningkatkan ROI dan mengurangi resiko.  

Cara untuk membuat Enterprise Arsitektur adalah dengan menggunakan Enterprise Arsitektur framework. Ada lima jenis framework yang dapat digunakan sesuai kategori dan kebutuhan masing-masing pengelola organisasi atau perusahaan diantaranya :

1. Consortia-Developed          -> TOGAF, ARCON, ISO 19439
2. Defense Industry                 -> DoDAF, AGATE, NAF
3. Government                         -> FEAF, TEAF, GEA
4. Open Source                        -> LEAD, MEGAF
5. Proprietary                          -> Zachman Framework, IFW

Beberapa tools juga dapat digunakan dalam Enterprise Arsitektur yang terbagi atas empat kategori yaitu:

1.   Leaders, aplikasi diantaranya yaitu planningIT, Abacus, Rational System Architecture dan Mega Suite.
2.   Visionaries, aplikasinya yaitu Mood Platform 
3. Challenger, aplikasinya yaitu BizzDesign Architect dan Coorporate Modeler.
4.  Niche player, aplikasinya yaitu SAMU, Data Traction, Envision VIP, Eva Netmodeler dan Enterprise Architect. 


Selasa, 05 September 2017

TUGAS 2



TUGAS 1 APLIKASI SITEM ENTERPRISE

1. Apa itu Enterprise?

Enterprise adalah area dari aktivitas dan tujuan umum dalam sebuah organisasi, dimana informasi dan sumber daya lainnya yang ditukarkan. 
Dalam enterprise dalam suatu perusahaan memiliki bagian-bagian sesuai tugas dalam perusahaan seperti bagian marketing, bagian produksi, bagian keuangan dan bagian SDM sehingga dalam bidang-bidang bisa disatukan menjadi suatu sistem, dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan.

2. Apa iut Sitem Enterprise

Sistem Enterprise adalah paket perangkat lunak aplikasi berskala besar yang mendukung proses bisnis, arus informasi, pelaporan, dan analisis data dalam organisasi yang kompleks. Peranan Sistem Enterprise ketika organiasi menjalankan proses bisnis dengan menjalankan kegiatan operational, baik yang dilakukan oleh karywan, atasan ataup pemilik perusahaan untuk menjalankan perusahaan nya untuk dapat berkompetitif dengan perusahaan yang sejenis. Kegiatan operasional menggunakan enterprise system akan lebih banyak dirasakan manfaatnya karena banyak nya kelebihan yang didapatkan dalam penerapannya sehingga penerapan enterprise system ini mempunyai dampak yang baik bagi perusahaan.

3. Perusahaan apa saja yang menggunakan Sistem Enterprise?

a. PT.INDOFOOD

PT Indofood adalah perusahan pemroduksi mie instan terbesar di dunia, dengan 14 pabrik termsuk di Indonesia sendiri. Perusahaan yang juga beroperasi di Cina dan Nigeria ini menjual lebih dari 8 miliar paket mie instan tiap tahunnya. Disamping mie instan, PT Indofood juga mengembangkan variasi produk ke ranah snack, kecap, bumbu penyedap, makanan bayi, maupun soft drink.

Cakupan bisnis perusahaan Indofood dan peningkatan pasar ke depannya menyebabkan Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan faktor penting dalam kesuksesan perusahaan. Sebagai contoh kecil, tiap divisi harus menyesuaikan production plans mereka sehingga ketersediaan segala jenis bumbu untuk kebutuhan segala varian mie instan dapat terpenuhi. Sedangkan pada waktu yang sama, kondisi inventory di gudang harus tetap dijaga seminimal mungkin. Untuk itu sangat diperlukan aplikasi ERP untuk mengatur kondisi-kondisi tersebut secara terintegrasi hingga ditunjuklah SAP Service sebagai implementor ERP. Dengan  mengadopsi SAP R/3 versi 4.6C

Indofood membuat tiga buah kriteria pemilihan platform yang meliputi aspek reliability, scalability, dan kemudahan management. Dari kriteria tersebut terpilihlah IBM i Series sebagai platform hardware yang digunakan dengan operating system IBM oS/400 dan database dB2  karena memenuhi ketiga kriteria persyaratan sehingga diyakini dapat membantu PT Indofood mengoptimalkan solusi ERPnya.

b. PT.PERTAMINA

PERTAMINA adalah perusahaan minyak dan gas bumi yang dimiliki Pemerintah Indonesia (National Oil Company), yang berdiri sejak tanggal 10 Desember 1957 dengan nama PT PERMINA. Pada tahun 1961 perusahaan ini berganti nama menjadi PN PERMINA dan setelah merger dengan PN PERTAMIN di tahun 1968 namanya berubah menjadi PN PERTAMINA. Dengan bergulirnya Undang Undang No. 8 Tahun 1971 sebutan perusahaan menjadi PERTAMINA. Sebutan ini tetap dipakai setelah PERTAMINA berubah status hukumnya menjadi PT PERTAMINA (PERSERO) pada tanggal 17 September 2003 berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2001 pada tanggal 23 November 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Implementasi ERP di Pertamina

Pertamina merupakan salah satu pengguna SAP R/3. Dalam proses pengimplementasiannya menemukan banyak kendala sehingga berbagai pihak menilai pemanfaatan SAP R/3 yang dipilih oleh Pertamina kurang mampu dioptimalkan. Pertamina menerapkan ERP dengan sistem mySAP 2005 telah Go Live pada tanggal 2 Januari 2009. Beberapa hal yang dapat dipelajari dari implementasi ERP di Pertamina adalah sebagai berikut.

-Keselarasan antara Business Process, Peopledan IT.
-Metode pengembangan system
-Pemanfaatan project management
-Keselarasan antar company’s directiondengan IS’s direction